free site stat

Jenis Kain Kain yang Umum untuk Pakaian

Jenis Kain-Kain yang Umum Untuk Pakaian - Microzide.id

Jenis Kain Kain yang Umum untuk Pakaian

1080 720 microzide.id

Banyak sekali jenis-jenis kain yang beredar di pasaran, dari jenis kain tersebut masing-masing memiliki ciri-ciri yang berbeda antara satu dan lainnya. Ada yang teksturnya licin saat dipegang, namun ada juga yang elastis.

Berikut jenis-jenis kain yang benyak beredar di pasaran:

  • Kain Blacu

Kain blacu merupakan jenis kain yang bahan dasarnya terbuat dari kapas. Kain jenis ini termasuk jenis kain yang sangat fleksibel sehingga mudah untuk dibentuk menjadi berbagai macam kreasi. Jenis kain ini juga cocok untuk ditambahkan sebagai hiasan-hiasan tertentu. Kain blacu adalah jenis kain yang ramah lingkungan karena bahan dasar pengolahannya alami. Kita dapat dengan mudah menemukan kain blacu ini di mana-mana, contoh dari kain blacu adalah yang sering kita temui untuk pembungkus tepung terigu.

  • Kain Wools

Kain wools merupakan kain yang cukup berat, seringkali kita melihat kain ini digunakan sebagai bahan dasar untuk pembuatan pakaian hangat atau sweater. Kain wools mempunyai kelebihan tersendiri, yakni lebih awet dibandingkan kain jenis lain, itupun jika cara perawatannya dilakukan dengan benar.

  • Kain PE (Poly Ester)

Kain ini memiliki kesamaan dengan kain katun, namun dari segi kualitasnya kain Poly Ester ini berada satu tingkat di bawah kualitas kain katun. Bahan dasar dari kain ini terbuat dari benang polyester. Bahan kain ini terbuat dari serat sintetis yang dibuat dari hasil minyak bumi yang kemudian menghasilkan fiberpoly. Oleh karena sifat bahan dasarnya yang tidak alami itulah, maka bahan ini tidak dapat menyerap keringat dan panas saat dipakai.

  • Kain Chiffon

Tekstur dari kain ini sangat lembut dan juga halus, transparan, ‘jatuh’ saat dipakai dan mengikuti bentuk dari badan penggunanya. Oleh sebab itu, kain ini tidak direkomendasikan untuk mereka yang berbadan gemuk. Kain chiffon kadang sangat panas ketika digunakan, namun dalam pemakaiannya kain ini tetap memberikan kesan anggun pada pemakainya. Bahan kain ini biasanya sering dipakai dalam pembuatan dress, selendang, pelengkap kebaya, blouse, serta tudung kepala.

Biasanya penggunaan kain chiffon untuk kerudung kerap kali dibarengi dengan ciput dari bahan kaos. Kain chiffon ada yang terbuat dari polyester yang sering disebut chiffon polos, ada juga yang terbuat dari bahan sutra yang disebut chiffon ceruti.

  • Kain Flannel

Kain ini adalah jenis kain yang terbuat dari bahan dasar serat wol namun tanpa ditenun. Tekstur kain yang satu ini agak lebih tebal dari yang lain, tetapi sangat lembut dan lentur sehingga mudah dibentuk menjadi apa saja. Kain flannel inilah yang sering dipakai dalam pembuatan kerajinan tangan seperti gantungan kunci, kotak tisu, dan lain-lain.

  • Kain Rayon

Kain yang satu ini dikenal juga sebagai rayon viskoca atau sutra buatan di dalam industri tekstil. Jenis kain ini tampak berkilau dan tidak mudah kecut. Secara khusus, kain rayon dipakai untuk industri kain batik di Indonesia.

Jenis dari kain rayon ini digunakan sebagai pelengkap busana seperti jaket, daster, jas, syal, topi, dasi, atau kain pelapis sepatu. Selain itu, kain ini juga digunakan untuk pelengkap perabot rumah tangga, alat-alat kebutuhan industri serta barang kesehatan pribadi. Keunggulan dari kain ini yaitu: tidak mudah kusut, daya serapnya yang tinggi, halus, dan tahan lama. Sedangkan kekurangannya adalah tidak elastis dan cukup mudah terbakar.

  • Kain Sutra

Kain yang termasuk ke dalam salah satu kain termewah dan termahal dibandingkan jenis kain yang lain. Teksturnya yang lembut dan sangat ringan membuat kita harus berhati-hati dalam penjahitan serta perawatannya, seperti saat pencucian dan penyetrikaan misalnya.

  • Kain Katun

Katun terbuat dari serat kapas yang ringan namun kuat sehingga kain jenis ini merupakan yang paling banyak disukai untuk dijadikan bahan sebagai pakaian. Bahan kain yang satu ini sudah digunakan sejak berabad-abad yang lalu oleh manusia.  Kain katun ini mempunyai beragam jenis.

  • Kain Satin

Permukaan kain ini mengkilap dan licin. Sama halnya dengan kain katun silk, namun hanya satu sisi saja sedangkan sisi lainnya terlihat lebih suram. Pembuatan kerudung juga mulai menggunakan kain jenis ini.

  • Kain Denim

Ciri dari kain denim adalah teksturnya yang kasar, tebal, dan tidak mudah kusut. Kain denim hampir disukai setiap kalangan karena semakin gelap warnanya maka akan semakin mudah mencari padanan bajunya. Denim yang cenderung berwarna gelap juga memiliki kesan lebih formal dan rapi dibandingkan yang terang.

  • Kain Spandex atau Lycra

Kain spandex dikenal juga dengan nama Lycra, kain yang biasanya digunakan untuk bahan pakaian dalam ini sangat bertekstur lembut, elastis, kuat, dan licin. Perlu diketahui, daya elastis kain yang satu ini bisa mencapai lima kali lipat dari bahan dasarnya tanpa rusak sedikitpun. Bahan spandex terdiri dari yang murni dan juga campuran dengan rayon. Adapun ciri-ciri kain ini yakni: terasa lembut dan terasa dingin saat bersentuhan dengan kulit.

  • Kain Cashmere

Kain ini termasuk jenis kain yang mewah dengan kualitasnya yang memang bagus. Cashmere bisa dikombinasikan dengan rok elegan ataupun jeans yang mana akan mampu membawa kesan yang mewah dan berkelas bagi yang menggunakannya. Bahan dari kain ini apabila semakin sering dicuci justru akan semakin halus, namun tentu saja cara pencuciannya pun berbeda dengan kain jenis lainnya. Saking mahalnya, ada shampo khusus untuk mencuci kain jenis cashmere ini.

  • Kain Jersey

Kamu yang suka olahraga sudah tak asing lagi dengan jenis kain yang satu ini. Kain jenis ini nempel pada tubuh dengan cukup enak, apalagi untuk yang sangat suka olahraga. Jika boleh menyarankan, pilihlah jersey dengan ukuran satu tingkat di atas baju kita agar tidak mengakibatkan kesan yang melekat ketat yang bisa membuat orang lain tidak enak melihatnya.

  • Kain Tenun

Kain tenun adalah kain yang dihasilkan dari alat tenun tradisional. Beberapa daerah di Indonesia banyak yang menjadikan kain tenun menjadi ciri khas daerahnya. Selain itu, kain tenun tradisional akhir-akhir ini mulai dilirik untuk memberikan warna baru dalam dunia fashion di Indonesia.

  • Kain Brokat

Berasal dari kata ‘broccato’ yang berarti kain yang disulam. Kain jenis ini biasa dipakai untuk pakaian formal karena mempunyai kesan elegan dan mewah. Brokat juga sering dipadukan dengan sutra atau ornamen mewah lainnya seperti benang berwarna keemasan. Contoh pakaian yang berbahan dasar brokat adalah: kebaya, pakaian pesta, atau baju pernikahan.

Sumber Foto :  order-tuxedo.net

microzide.id

Microzide integrated clothing manufacturer siap memenuhi kebutuhan para pelaku clothing di Indonesia. Dengan harga yang kompetitif dan kualitas produk yang tidak perlu dipertanyakan lagi siap membantu anda memenuhi antusiasme pasar

All stories by : microzide.id

Leave a Reply